TEBO  

“Kebun Warga Tercemar Limbah Tambang, PT Winer Diminta Bertanggung Jawab”

“Pencemaran Limbah Tambang Batubara PT Winer Menghancurkan Kebun Warga Sungai Bengkal”

Deteksijambi.com ~ TEBO – Kebun warga Kelurahan Sungai Bengkal diduga tercemar limbah tambang batubara PT Winer. Berdasarkan investigasi lapangan, kebun milik warga tergenang air limbah seperti danau, sehingga tanaman rusak dan kebun tidak bisa dikelola.

Pemilik kebun, Yati Nalun, geram dan meminta ganti rugi karena kebun miliknya tidak bisa dikelola akibat pencemaran limbah tambang batubara PT Winer. 

“Bagaimana mau nanam, sedangkan tanaman yang ada saja terkena dampaknya. Yang jelas kita minta ganti rugilah, enak benar pihak perusahaan, mereka menikmati hasil tambang batubara mereka, kita petani yang jadi korban,” kata Yati Nalun.

Menurut warga, sumber pencemaran limbah tambang batubara PT Winer diduga berawal dari aliran stopel yang kemudian mengalir ke sungai dan menyebabkan sungai ketimbun dan akhirnya melebar. 

“Dari situ sungai ketimbun, akhirnya melebar dan menggenangi kebun warga,” kata warga lainnya.

Tim investigasi lapangan meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tebo untuk segera turun dan menyelesaikan permasalahan tersebut. 

“Karena efek dari air limbah tambang batubara PT Winer kebun milik warga yang berlokasi di desa muara ketalo menjadi korban,” kata tim investigasi lapangan.

Sanksi bagi perusahaan tambang batubara yang menyebabkan pencemaran lingkungan dapat berupa:

– *Sanksi Administratif*: Pencabutan izin, penangguhan izin, atau denda administratif.

– *Sanksi Pidana*: Pidana penjara atau denda pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dimeminta pemerintah Kabupaten Tebo untuk segera mengambil tindakan terkait pencemaran lingkungan akibat limbah tambang batubara PT Winer.

Mereka berharap pemerintah dapat memastikan bahwa perusahaan tambang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan dan memberikan kompensasi kepada warga yang terdampak.

Dengan demikian, pemerintah Kabupaten Tebo diharapkan dapat memperhatikan masalah ini dan mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan dan memastikan keselamatan masyarakat sekitar.(Amir)