_PT SGM Sarolangun Dilaporkan Melanggar Aturan Minta Sanksi Tegas izin di Cabut_
Deteksijambi.com ~ – SAROLANGUN – Sebuah mobil truk yang dikelola oleh Haji Umar terguling di dekat PT SGM, kecamatan mandiangin, Kabupaten Sarolangun, propinsi jambi karena muatan batubara yang terlalu banyak. Menurut sumber yang tidak mau disebutkan namanya, dugaan muatan truk tersebut mencapai 50.680 kg dan 51.700 kg, melebihi kapasitas tonase yang diizinkan.
Sumber tersebut mengatakan bahwa mobil truk Haji Umar memuat batubara dari tambang PT SGM kurang lebih 4 tronton, dengan plat nomor BA dan B. Muatan berlebihan ini dapat merusak jalan dan melanggar aturan yang berlaku mobil tersebut dengan tujuan PT. Buj cilegon.
Berdasarkan Instruksi Gubernur Jambi, mobil truk tidak diperbolehkan melintas di jalan nasional. PT SURYA GLOBAL MAKMUR (SGM) dan Haji Umar telah melanggar aturan ini dan harus diberikan sanksi tegas.
Masyarakat meminta pemerintah pusat dan daerah untuk segera memberikan sanksi tegas kepada PT SGM dan Haji Umar. “Jika perlu cabut izin PT SGM tersebut,” kata sumber tersebut.
Masyarakat juga meminta Kapolri, Jenderal Listiyo Sigit Prabowo, untuk segera turun langsung dan mengambil alih mobil truk yang muat dari tambang batubara PT SGM tersebut.
“Proses beri sanksi yang tegas kepada pengurus mobil tersebut, yaitu Umar,” tambah sumber tersebut.
Akibat mobil terguling, pengguna jalan yang melintas menjadi terganggu. Masyarakat berharap agar pemerintah Kabupaten Sarolangun segera bertindak dan mencabut izin PT SGM tersebut.
“Kami sangat kesal dengan kejadian ini, pemerintah harus bertindak tegas,” kata sumber tersebut dengan nada kesal.
Masyarakat juga meminta kepada Gubernur Jambi dan Kapolda Jambi untuk segera bertindak terkait mobil batubara yang melintas dari Sarolangun menuju Kota Jambi.
“Kami berharap agar Gubernur Jambi dan Kapolda Jambi dapat mengambil tindakan tegas untuk menghentikan aktivitas ilegal ini,” tambah sumber tersebut.
Agar berita ini akurat dan berimbang, media ini sudah berusaha mencari no kontak pihak PT SGM namun sampai berita ini diterbitkan belum berhasil didapatkan. Awak Media juga sudah mencoba menghubungi Haji Umar melalui pesan singkat watsapp belum ada tanggapan. Media ini akan terus melaporkan ketika pihak PT SGM sudah bisa dihubungi. (Tim)

















