“Jembatan Amblas Desa Pulau Betung Jadi Ajang Janji Palsu Dinas PUTR”

“Masyarakat Kecewa dengan Lambannya Penanganan Jembatan Amblas”

Deteksijambi.com ~ BATANGHARI – Masyarakat Desa Pulau Betung, Kabupaten Batanghari, mulai mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Batanghari yang terkesan lamban dalam menangani masalah jembatan boks yang amblas akibat terjangan banjir dan rusaknya jalan AMD akibat sering dilalui angkutan truk yang melebihi tonase.

Meski teriakan warga Desa Pulau Betung sejak beberapa bulan lalu telah direspons oleh Pemkab Batanghari, namun hingga saat ini belum terealisasi dan belum ada tanda-tanda akan diperbaiki, minimal jembatan darurat.

Janji Palsu Dinas PUTR”

Menurut Arifin (40), salah satu warga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Batanghari dan pihak terkait sudah berulang kali melakukan peninjauan ke dua lokasi tersebut, namun hingga kini belum tampak satu pun yang terealisasi.

“Apa yang terjadi dengan Pemkab Batanghari khususnya Dinas PUPR Batanghari? Kenapa tidak diperbaiki minimal jembatan darurat lah?” ujarnya.

“Pikirkan kami, pak. Kami juga warga Batanghari sekaligus sebagai warga negara Indonesia yang baik. Kami turut berkontribusi, taat pajak, aktif gotong-royong, namun pembangunan infrastruktur di wilayah kami seolah tak bertuan,” ungkapnya.

Warga Butuh Bukti Nyata”

Hal serupa juga disampaikan oleh tokoh masyarakat Pulau Betung, Ahmad Yani (65), yang menjelaskan bahwa warga setempat hanya membutuhkan bukti nyata dari respons pemerintah daerah.

“Mereka butuh pembuktian, pak. Bukan celotehan seremonial aja, pak. Sudah bolak-balik ditinjau, apa mau tunggu sampai kami mati ya, pak?” jelas Ahmad Yani, menirukan keluhan warga lainnya.

“PUSPA-RI Akan Menyurati Pemkab Batanghari”

Arian Arifin, selaku Ketua DPW PUSPA-RI (Pusat Study Pembangunan Republik Indonesia) Provinsi Jambi, ikut berkomentar dengan keadaan jembatan yang tak kunjung diperbaiki.

“Seharusnya pihak PUPR Kabupaten Batanghari punya rasa malu. Kenapa saya katakan begitu karena sudah dua kali jembatan tersebut amblas dan dua kali juga masyarakat yang bergotong-royong memperbaikinya walaupun dengan dana seadanya. Dan pihak PUTR Kabupaten Batanghari pun sudah dua kali meninjau jembatan tersebut sembari memberikan janji-janji pelipur lara,” ujarnya.

“Maka dari itu, saya selaku Ketua DPW PUSPA-RI dalam waktu dekat ini akan menyurati Pemkab Batanghari khususnya Dinas PUTR yang telah terlalu lama mengabaikan kerusakan jembatan boks yang amblas di Desa Pulau Betung,” tutupnya.(Arifin)