Cafe Minuman Keras dan LC di Pelepat Ilir Tetap Beroperasi Meskipun Diberikan Peringatan oleh Gabungan Polri-TNI dan Forkopincam Pelepat Ilir
Deteksijambi.com ~ BUNGO, – Meskipun telah diberikan peringatan oleh gabungan Polri-TNI dan Forkopincam Pelepat Ilir, cafe minuman keras dan LC di Pelepat Ilir tetap membuka hiburan yang berlokasi di tengah-tengah permukiman warga. Hal ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.
Menurut informasi, gabungan Polri-TNI dan Forkopincam Pelepat Ilir Kabupaten bungo telah melakukan penertiban di lokasi tersebut beberapa minggu yang lalu. Namun, pemilik usaha cafe tersebut tidak menghiraukan peringatan tersebut dan tetap membuka hiburan.
Hal ini telah menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat setempat. “Mengapa pemilik usaha cafe tersebut tidak menghiraukan peringatan dari gabungan Polri-TNI dan Forkopincam Pelepat Ilir?” tanya salah satu warga setempat.
Dalam kesempatan ini, AKP Dr. Winarno, S.H.,M.H Pelepat Ilir mengatakan kembali menghimbau kepada pemilik usaha cafe tersebut untuk menutup operasionalnya. “Kami tidak ingin melihat masyarakat setempat terganggu oleh kegiatan yang tidak sesuai dengan norma agama dan masyarakat,”
Selain itu, Kapolsek Pelepat Ilir juga mengingatkan kepada pemilik usaha cafe tersebut bahwa kegiatan yang dilakukan dapat merusak moral dan akhlak masyarakat. “Kami berharap pemilik usaha cafe tersebut dapat memahami dan menghormati norma agama dan masyarakat,” kata Kapolsek Pelepat Ilir.
Dengan demikian, perlu dilakukan tindakan tegas terhadap pemilik usaha cafe tersebut agar menutup operasionalnya dan tidak melakukan kegiatan yang dapat merusak moral dan akhlak masyarakat. Tempat perbuatan maksiat harus dibantas dan ditutup agar masyarakat dapat hidup dengan damai dan harmonis.
Sebagai warga masyarakat, kita harus saling menjaga dan mengawasi agar tidak terjadi kegiatan yang tidak sesuai dengan norma agama dan masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat kita kata sumberyangtidakmaunamanyadituliskan. (Tim)

















