“Kualitas Pekerjaan Jalan Masih Dipertanyakan”
Deteksijambi.com ~ Tanjabtim – Proyek peningkatan jalan di Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), menjadi sorotan warga. Meski papan nama proyek sudah terpasang, kualitas pekerjaan di lapangan mulai dipertanyakan.
Proyek tersebut merupakan pekerjaan Peningkatan Jalan Simpang 4 Kantor Camat – Batas Kecamatan Nipah Panjang (lanjutan). Berdasarkan informasi pada papan proyek, kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Nilai kontrak proyek tercatat sebesar Rp10.298.000.000,00.
Kontrak pekerjaan bernomor 18/SPK/BM/DPUPR-TJT/APBDP/2025 dengan tanggal kontrak 3 Oktober 2025, dan masa pelaksanaan selama 180 hari kalender. Pelaksana kegiatan tercantum CV Mula Ardhana, sementara konsultan pengawas yaitu CV Rekans Tri Perkasa.
Pantauan di lapangan menunjukkan pekerjaan masih berlangsung. Pada beberapa titik, pengecoran disebut belum sepenuhnya selesai. Sejumlah warga menilai kualitas sementara pekerjaan belum maksimal.
Dari keterangan salah seorang sumber yang tidak mau namanya disebutkan, muncul dugaan adanya ketidaksesuaian campuran material pada pekerjaan pengecoran, terutama terkait penggunaan semen yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Informasi ini masih bersifat dugaan dan memerlukan klarifikasi resmi dari pihak terkait.
Ruas yang menjadi sorotan berada di kawasan SK 13–15 dengan perkiraan panjang pekerjaan sekitar 1,2 kilometer. Warga meminta Dinas PUPR Tanjabtim meningkatkan pengawasan agar pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, RAB, dan SOP, sehingga hasil pembangunan dapat bertahan lama dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.
Kualitas Jalan Cor dengan Dana Rp10,2 Miliar
Dengan anggaran sebesar itu, warga menilai hasil pekerjaan seharusnya memenuhi standar teknis antara lain:
– Ketebalan beton sesuai spesifikasi
– Komposisi campuran semen, pasir, dan kerikil sesuai takaran
– Penggunaan material yang sesuai mutu
– Permukaan cor rata dan padat
– Proses curing (perawatan beton) dilakukan dengan benar
Media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak pelaksana, konsultan pengawas, dan dinas terkait atas temuan serta informasi yang berkembang di lapangan. (Ahmad Rifai)
















