Deteksijambi.com ~ TEBO ILIR – Semangat gotong royong dan pelestarian budaya lokal kembali hidup melalui Festival Kebudayaan Baselang Padi Tanah Darat, Nugal, dan Makan Berawang yang digelar di Lapangan Datuk Darah Putih, Desa Sungai Aro, Kecamatan Tebo Ilir, Kamis 28 Mei 2026 pukul 09.30 WIB.
Kegiatan yang bertujuan membangkitkan kembali tradisi pertanian lama ini dihadiri langsung oleh Camat Tebo Ilir Yanto, S.Pd., M.Pd, Pembina Lembaga Adat Melayu Jambi Kabupaten Tebo Novpriadi, S.Pd., M.Pd, Danramil 0416-03 Sungai Bengkal Kapten Inf. AB Sitorus, Kapolsek Tebo Ilir yang diwakili Kanit Binmas Aiptu Ramliyani, serta jajaran TNI-Polri, perangkat desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan perwakilan pelajar se-Kecamatan Tebo Ilir.
Kepala Desa Sungai Aro, Welly Wennas, Am.Kep, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Festival Baselang merupakan tradisi gotong royong yang hampir hilang.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangkitkan lagi memori lama agar generasi muda mengetahui identitas budaya setempat. Mari ambil hikmahnya: kerja sama dan semangat gotong royong,” ujarnya.
Senada dengan itu, Camat Tebo Ilir Yanto menegaskan bahwa festival ini lebih dari sekadar seremonial.
“Festival Baselang adalah wujud nyata masyarakat dalam bergotong royong melestarikan tradisi pertanian agar desa lebih bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Desa punya kekuatan besar untuk memajukan budaya yang hampir hilang ditelan zaman,” kata Camat.
Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi desa lain di Kabupaten Tebo dan mendorong semangat kebersamaan masyarakat dalam menjaga budaya Jambi.
Rangkaian acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa, dilanjutkan laporan ketua panitia dan sambutan. Puncak kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Camat dan pemukulan lesung padi oleh Forkopincam, yang kemudian diikuti oleh para tokoh masyarakat.
Pengunjung juga disuguhkan penampilan tarian oleh pemudi Desa Sungai Aro, praktik baselang dan nugal padi darat, serta penyerahan simbolis bantuan bibit padi darat. Acara ditutup dengan makan berawang bersama. Kegiatan yang berakhir pukul 12.30 WIB itu berlangsung aman, tertib, dan lancar.(Indik)

















