Deteksijambi.com ~ Batang Hari — Pawai Obor Desa Ture Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi Disambut antusias oleh warga Desa. Tradisi tahunan ini kembali digelar sebagai bagian dari rangkaian Gema Takbir yang selalu dinantikan oleh warga dari berbagai kalangan.
Pawai obor yang di prakarsai oleh sekelompok anak-anak KKN dari Universitas Muhammadiyah Jambi tersebut mengambil rute dari Mesjid Ar-Rahman hingga berakhir di lapangan RT 08 Desa Ture
Sepanjang perjalanan, cahaya obor menerangi jalanan desa dan menciptakan suasana hangat penuh kebersamaan di tengah masyarakat.
Kepala Desa Ture Usman S, H., menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna penting bagi masyarakat.
“Dengan adanya kegiatan pawai obor ini, membuat kalangan masyarakat Desa Ture sangat antusias dan menunggu momen yang sangat luar biasa, karena pawai obor ini menjadi tradisi yang selalu dilakukan dari tahun ke tahun dan terus digaungkan di sepanjang jalanan Desa Ture,” ujarnya.
Ia juga menambahkan dengan adanya kegiatan ini kami menilai bahwa pawai obor bertujuan untuk memperkenalkan nilai-nilai tentang sebuah kebersamaan kepada anak-anak sejak usia dini.
“Selain sebagai bentuk syiar Islam, kegiatan ini juga membangkitkan semangat kebersamaan dan silaturahmi antar sesama, serta bukan hanya menjadi acara seremonial semata, melainkan menjadi wahana yang berarti untuk memperkuat fondasi spiritual dan sosial.”imbuhnya
Kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur masyarakat, di antaranya Pemerintah Desa ,Karang Taruna serta peserta dari kalangan anak-anak
Saat di wawancarai oleh awak media salah satu anggota KKN Muhamaddiyah Provinsi Jambi yang ikut serta mengawal proses pawai Obor tersebut mengatakan, ““Semoga momentum ini menjadi awal yang baik bagi kita semua untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan meningkatkan semangat gotong royong dalam membangun Desa Ture yang sehat, mandiri, aman, sejahtera, dan agamis,” ujarnya.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Ture Isya Ansori, juga memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini.
“Sebagai masyarakat kami sangat mendukung dan memberikan atensi dari pelaksanaan kegiatan Gema Takbir dan pawai obor ini, dan kita sambut dengan antusiasme.
,”Semoga tahun ke depan kita masih bertemu lagi dengan hal positif lainnya,” ungkapnya.
Pawai obor yang berlangsung dari pukul 19.30 WIB hingga 21.15 WIB ini diharapkan dapat terus dilestarikan. Selain menjadi tradisi, kegiatan ini juga menjadi simbol persatuan dan semangat kebersamaan masyarakat Desa Ture dalam menyambut hari raya idul adha ini, “ujarnya
Pawai berlangsung lancar dan tertib berkat dukungan seluruh panitia, tokoh masyarakat, dan pemuda desa. (Ari)

















